Selasa, 05 Februari 2019

Xin Nian Kuai Le


Gong Xi Fa Cai
Xin Nian Kuai Le
Tahun baru Cina sudah berganti lagi, seperti tahun-tahun sebelumnya perayaan ini disambut suka cita oleh masyarakat Tionghoa. Etnis Tionghoa di Indonesia memang sudah tersebar hampir di seluruh nusantara, mereka adalah masyarakat Indonesia yang memiliki garis keturunan dari etnisTionghoa. Selama ini banyak orang yang berpersepsi salah, mereka menganggap orang Indonesia keturunan Tionghoa adalah orang Cina, mereka bukanlah orang Cina, mereka adalah orang Indonesia seperti kita, namun mereka berasal dari keturunan Etnis Tionghoa.

Banyak masyarakat Indonesia mengira bahwa Etnis Tionghoa di Indonesia adalah orang non muslim, hal ini merupakan kesalahan persepsi terbesar. Orang yang berpikir dan berpendapat seperti itu adalah orang-orang yang tidak belajar sejarah dengan baik. Mereka tidak tahu bahwa persebaran agama islam pertama di Pulau Jawa yang dipelopori oleh Wali Songo sama dengan persebaran Etnis Tionghoa di tanah Jawa. Wali Songo keturunan Etnis Tionghoa? Coba cari sejarahnya sendiri, klik google aja kalau malas membaca buku.

Tidak memungkiri bahwa kerja keras etnis Tionghoa di Indonesia sangat luar biasa, kebanyakan dari mereka sukses dan berhasil dari berdagang. Etnis Tionghoa memang terkenal dalam kepiawaiaanya berdagang, di negara asalnya di Cina banyak dari mereka yang mampu menciptakan industri, karena industri itulah mereka sekarang merupakan salah satu negara yang diperhitungkan. Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia memang sebuah negara yang terdiri dari berbagai suku dan etnis, keragaman itu sebenarnya merupakan aset terpenting dari sebuah negara, namun sangat disayangkan banyak orang-orang yang jahat memanfaatkan keragaman itu untuk memecah belah masyarakat Indonesia. Kita adalah bangsa yang besar, dengan sumber daya yang luar biasa besar juga. Kenapa kita selalu berdebat, bertarung, berebut dan bertikai untuk hal-hal yang tidak penting sama sekali. Berebut kekuasaan? Untuk kepentingan pribadi atau golongan? Ya sudahlah, tidak penting lagi dibahas, yang penting adalah mari sambut Tahun Babi dengan gembira. Gong Xi Fa Cai. Xin Nian Kuai Le



Kamis, 16 Februari 2017

Surat Cinta Untuk Ibu



Ibu, sudah lama ya kita gak ketemu ya? Aku kangen Bu, Ibu disana pasti selalu lihat aku ya? Pasti ibu sedih ya? Aku belum bisa membuat ibu dan bapak bangga. Anakmu disini mengacaukan banyak hal bu, anakmu masih egois bu, masih manja seperti waktu ada ibu. Anakmu masih menuruti ego nya yang tinggi bu. Anakmu disini masih sering buat bapak kuatir bu, bapak sering memikirkan anaknya yang kadang membuat keputusan yang cukup ekstrem.

Dulu waktu ada ibu, semuanya ibu beri tanpa kecuali bu, semua yang anakmu inginkan selalu ibu turuti, anakmu ini manja banget bu, mungkin kebawa sampai sekarang bu. Umurku sudah tidak muda lagi bu. Tahun ini aku segera 30 tahun bu, aku masih pengen banget manja sama ibu, tapi sudah lama banget ya bu sejak kepergian ibu, sudah 16 tahun berlalu.

Anakmu sekarang lagi bersedih bu, ternyata jadi seseorang pria itu berat banget ya bu, tanggung jawabnya besar banget, apalagi buat anakmu yang manja ini bu. Sekarang aku bingung bu, setiap ada masalah aku gak tau harus cerita sama siapa, aku pengen cerita sama bapak, tapi aku takut bu, bapak selalu kuatir sama anaknya yang manja ini, aku takut jadi beban pikiran bapak bu.

Mungkin kalau masih ada ibu, aku bisa curhat banyak hal ya bu, curhat tentang cewek yang lagi aku sukai, curhat tentang kerjaanku, curhat tentang teman-temanku. Mungkin kalau masih ada ibu, hati dan pikiranku akan sedikit lebih tenang bu, jalan hidupku ada yang mengarahkan bu.

Aku sempat berkhayal bu, mungkin kalau ibu masih ada, hidupku akan lurus ya bu, berjalan sesuai perencanaan besar yang ibu arahkan, aku sempat berkhayal bu, mungkin hidup lurusku akan membawaku menjadi seorang dokter, mungkin sekarang aku sudah menikah dan punya dua orang anak bu. Mungkin istriku adalah pilihan ibu yang terbaik, entah itu dijodohkan atau aku menemukan sendiri, pasti ibu benar-benar suka sama dia, tapi semua khalayanku bu.

Aku sekarang sering menangis kalau kangen ibu, dulu mungkin setelah kepergian ibu aku sempat berjanji takkan menangis lagi sampai kapanpun, aku harus menjadi pria yang tegar dan kuat, aku harus bisa membuktikan bahwa aku bisa menjalani hidup ini tanpa sebuah tangisan. Dulu aku berpedoman bahwa menangis adalah suatu hal yang lemah, dan aku takkan melakukannya. Itu bertahan cukup lama bu, 9 tahun setelah kepergian ibu aku tak menangis bu. Banyak kesedihan aku lewati dengan berusaha tanpa tangisan bu.

Ternyata kuat bukan berarti tanpa tangisan bu, akhirnya aku menangis lagi bu, aku menangis bukan karena sedih ditinggalkan seorang wanita bu, tapi karena aku kangen sama ibu. Dulu aku bermimpi ketemu ibu, di mimpiku ibu tersenyum, aku hanya tidur di pangkuan ibu dan gak ngomong apa-apa bu, ibu tiba-tiba mengusap kepalaku, pertemuan kita tanpa ada obrolan apapun bu, tapi aku menangis tersedu-sedu. Ingin aku ngobrol sama ibu tentang banyak hal, tapi sepertinya tidak bisa bu, aku hanya larut dalam pangkuan ibu dan menangis sampai aku terbangun pun aku masih menangis bu.

Anakmu kangen Bu. Maafkan anakmu ya Bu. Anakmu takkan berhenti berjuang untuk membanggakanmu Bu. (fandora yusuf)


Selasa, 07 Juni 2016

Hitam Hanya Bagian Warna



Tuhan memberikan hidup yang sungguh indah, memberikan cinta yang sungguh luar biasa. Apalagi yang perlu disesali dari kehidupan ini. Semua cerita yang sudah digariskan begitu sangat mengasyikkan. Penyesalan mungkin sudah banyak terukir, namun itu bukan satu-satunya alasan untuk menyimpulkan bahwa hidup itu menyebalkan. Masih ada seribu ataupun sejuta alasan untuk tetap selalu bahagia.

Jatuh, hancur, terpuruk, gagal, perih, kacau, atau apapun kata yang dapat mendefinikan sebuah perasaan tentang kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Tapi itu hanya sebagian dari kosa kata. Masih ada kata yang dapat membuat kita menjadi lebih dari sebelumnya.

Seperti adanya warna hitam, yang selalu akan diibaratkan dengan semua hal negatif, kejahatan ataupun keterpurukan. Hitam adalah bagian dari warna, bukan satu-satunya warna. Masih banyak warna selain hitam. Pilihan warna yang lebih bervariasi dan beragam selain dari hitam. Mungkin kita bisa memilih putih, merah, biru, hijau, kuning atau apapun itu, bahkan kita bisa megkombinasikan pilihan warna. Entah itu akan menjadi sebuah warna yang baku ataupun warna baru tanpa kita tahu apa nama warna itu.

Hidup kita yang menjalani, kita yang melaluinya, dengan berbagai kondisi, apapun itu. Kita yang mewarnai setiap lembar kehidupan kita, walaupun kadang tergores warna hitam, bukan berati akan menjadikan lembar kehidupan kita menjadi kotor ataupun tidak indah. Bahkan lukisan terindah pun memerlukan warna hitam untuk menjadikannya indah.

Hitam akan membuat lukisan menjadi indah pada akhirnya. Hitam akan menjadi sebuah kombinasi yang menciptakan keindahan tersendiri. Itulah warna hitam, jadikan hitam menjadi bagian dalam hidupmu untuk menghasilkan sebuah keindahan.