Rabu, 20 Agustus 2025

"Puaskan Pelanggan dengan Layanan, Bukan Harga Murah"

          Layanan Sebagai Faktor Utama dalam Menarik dan Mempertahankan Konsumen

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, banyak perusahaan yang berlomba-lomba memberikan harga murah atau menawarkan diskon besar untuk menarik konsumen. Namun, di balik itu semua, ada satu faktor yang sering kali menjadi kunci utama dalam menciptakan hubungan jangka panjang dengan konsumen: pelayanan. Kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan sering kali menjadi faktor yang lebih menentukan daripada harga dalam memastikan keberhasilan perusahaan.

Pelayanan yang Membentuk Pengalaman Pelanggan

Menurut teori pemasaran modern, pengalaman pelanggan adalah salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian dan loyalitas jangka panjang. Layanan yang baik tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga menciptakan nilai lebih yang sulit ditandingi oleh harga rendah semata. Ketika pelanggan merasa dihargai, diperlakukan dengan baik, dan mendapatkan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan mereka, mereka lebih cenderung untuk kembali dan bahkan merekomendasikan perusahaan kepada orang lain.

Sebagai contoh, banyak merek besar di Indonesia yang meskipun tidak selalu menawarkan harga termurah, tetap berhasil menarik pelanggan berulang kali karena kualitas layanan yang mereka tawarkan. Sektor perhotelan, restoran, hingga e-commerce, semua mengandalkan pelayanan yang prima untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen.

Peran Pelayanan dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Pelayanan yang baik dapat mempengaruhi tingkat loyalitas pelanggan, yang sering kali lebih berharga daripada transaksi sekali beli. Loyalitas ini tercipta ketika pelanggan merasa bahwa perusahaan atau merek yang mereka pilih selalu memberikan pengalaman yang memuaskan. Dalam dunia bisnis, loyalitas pelanggan berarti pendapatan yang stabil dan potensi untuk memperluas pasar melalui referensi positif.

Perusahaan yang mengutamakan pelayanan biasanya memiliki tingkat retensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang hanya fokus pada harga. Misalnya, dalam industri transportasi daring, perusahaan seperti Gojek dan Grab tidak hanya bersaing di harga, tetapi lebih pada kualitas layanan, termasuk responsivitas, kenyamanan, dan kemudahan bagi pelanggan. Pelayanan yang responsif dan memudahkan konsumen sering kali menjadi alasan utama bagi mereka untuk terus menggunakan layanan tersebut.

Meningkatnya Harapan Konsumen Terhadap Layanan

Di Indonesia, dengan semakin berkembangnya teknologi dan internet, konsumen kini memiliki harapan yang lebih tinggi terhadap layanan yang mereka terima. Tidak hanya sekedar cepat dan efisien, tetapi juga mudah diakses, ramah, dan memberikan solusi yang sesuai. Misalnya, saat pelanggan menghubungi customer service, mereka mengharapkan respons yang cepat dan solusi yang tepat, bukan sekadar janji untuk "menghubungi kembali".

Harapan ini tercermin dalam sektor e-commerce di Indonesia yang terus berkembang pesat. Perusahaan-perusahaan besar seperti Tokopedia dan Bukalapak selalu berusaha meningkatkan pelayanan mereka dengan menyediakan fitur-fitur seperti pengembalian barang yang mudah, berbagai pilihan metode pembayaran, dan layanan pelanggan yang siap membantu kapan saja.

Pelayanan di Era Digital: Tantangan dan Peluang

Dengan perkembangan teknologi, perusahaan kini memiliki lebih banyak cara untuk berinteraksi dengan konsumen. Layanan pelanggan yang cepat dan mudah, melalui berbagai platform seperti aplikasi mobile, website, hingga media sosial, memberikan pengalaman yang lebih baik. Hal ini juga sejalan dengan konsep service marketing, yang menekankan pentingnya pelayanan yang dapat diakses dengan mudah oleh konsumen kapan saja dan di mana saja.

Namun, di sisi lain, era digital ini juga membawa tantangan baru. Pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan dan mudah berpindah ke pesaing hanya karena layanan yang kurang memuaskan. Oleh karena itu, perusahaan harus terus berinovasi dan mengutamakan kualitas pelayanan, baik dari segi teknologi, kenyamanan, hingga interaksi manusiawi dengan pelanggan.

 

Fandora Yusuf, 2025 

 


 

Selasa, 19 Agustus 2025

Kreatiflah Biar Terus Hidup

 

Kreativitas. Pasti kamu udah sering denger kata ini, kan? Mungkin kebanyakan dari kita berpikir, "Oh, itu kan cuma buat seniman atau orang-orang yang kerja di dunia kreatif." Tapi ternyata, kreativitas itu adalah kunci untuk terus hidup. Bukan cuma buat orang-orang yang kerjanya membuat karya seni atau desain, tapi untuk kita semua. Ya, kita semua, yang kadang harus berhadapan dengan masalah ekonomi, pekerjaan yang bikin pusing, dan hidup yang penuh ujian.

Bayangin aja, hidup ini gak pernah lurus. Pasti ada aja rintangan yang datang tiba-tiba, kadang bikin kita bingung mau ngapain. Tapi di sinilah kreativitas masuk. Orang yang kreatif, mereka nggak gampang menyerah. Mereka bisa beradaptasi dengan keadaan dan menemukan cara baru untuk bertahan. Kreativitas ini nggak hanya buat seniman, lho, tapi buat semua orang yang mau survive di tengah zaman yang serba cepat dan penuh tantangan ini.

Kenapa Kreativitas Itu Bikin Kita Bisa Bertahan?

Kreativitas itu lebih dari sekadar ide baru, lho. Kreativitas itu adalah kemampuan untuk melihat solusi di tengah kebuntuan. Pernah nggak sih, kamu ngerasa stuck, kayak roda yang muter tapi nggak kemana-mana? Nah, orang-orang yang kreatif, mereka gak pernah berhenti mencari jalan keluar. Mereka tahu kalau masalah pasti ada jalan keluarnya, asalkan kita bisa mikir kreatif.

Kayak cerita lucu yang gue denger nih: Ada seorang cowok yang lagi nyari kerja, tapi selalu ditolak. Terus, dia mikir, “Kenapa nggak coba jadi juru parkir aja di mall?” Eh, tahu-tahu, salah satu pengunjung mall yang liat dia, suka dengan kerjaan dan attitude nya, ngajak dia buat kerja bareng di proyek besar. Kreatif kan? Yang awalnya cuma jadi juru parkir, sekarang punya kesempatan di dunia bisnis! Kreativitas bisa datang dari mana aja, bahkan dari tempat yang nggak pernah kamu duga.

Kreativitas Itu Gak Cuma Buat Seniman

Banyak orang mikir, “Ah, kreatif itu cuma buat orang yang kerja di bidang seni.” Tapi nyatanya, kreativitas itu buat semua orang. Bahkan di tempat kerja yang serba formal, kita bisa tetap pakai kreativitas untuk ngatasin tugas yang numpuk, atau nemuin cara baru supaya bisa lebih produktif. Misalnya, kalau kamu udah mulai bosen dengan rutinitas, coba deh cari cara baru buat ngatur waktu, atur meja kerja kamu, atau coba deh ambil jalan pulang kantor yang beda. Hal-hal kecil kayak gini aja bisa bikin mood kamu berubah, loh!

Kreativitas Itu Bukan Cuma Bertahan, Tapi Juga Menang

Kreativitas itu gak cuma buat bertahan hidup, tapi juga untuk menang. Di dunia kerja, mereka yang bisa mikir kreatif, yang berani coba hal baru, bakal lebih unggul. Kalau cuma ikut arus dan nggak ada ide baru, ya siap-siap aja ditinggalin. Kreativitas itu bikin kamu bisa keluar dari zona nyaman dan jadi yang terdepan.

Jadi, jangan pernah takut buat berpikir di luar kotak. Walaupun hidup kadang penuh tantangan, kita harus tetap bisa bergerak, berinovasi, dan bertahan. Kreativitas adalah senjata utama yang harus kita pakai untuk menghadapi segala rintangan.

Kreatif Itu Kunci Bertahan Hidup

Buat kamu yang lagi ngerasa stuck atau kesulitan, coba deh inget satu hal: kreativitas itu adalah kunci buat terus bertahan hidup. Jangan takut buat coba hal baru, berpikir kreatif, dan melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Karena yang kreatif lah yang bisa terus bertahan dan berkembang di dunia yang penuh perubahan ini. Jadi, kapan terakhir kali kamu berpikir kreatif? Ayo, mulai sekarang, dan rasain perbedaannya!

 

Fandora Yusuf, 2025

Kamis, 13 Agustus 2020

Solusi Pengananan Krisis, Krisis Kreativitas

Saya selalu bertanya-tanya, apakah sesulit itu membuat kebijakan? Apakah memang kita tak mampu untuk menyelesaikan masalah dengan metode yang baru? Apa sebenarnya arti kreativitas? Yang konon kabarnya dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan.

 

Kretivitas menurut wikipedia adalah sebuah istilah yang dicetuskan oleh Alfred North Whitehead untuk menunjukan suatu daya di alam semesta yang memungkinkan hadirnya entitas aktual yang baru berdasarkan entitas aktual-entitas aktual yang lain. Kreativitas adalah prinsip kebaruan. Kreativitas adalah daya yang niscaya ada dalam proses karena adanya etintas aktual yang baru.

 

Dalam kreativitas ditekankan suatu hal yang baru, dalam hal ini bisa berarti sebuah pola pikir baru, sudut pandang baru dan mekanisme baru dalam suatu hal tertentu. Bisa berarti juga untuk menyoroti suatu permasalahan. Terkadang sudut pandang kita selama ini hanya melihat satu sisi yang penuh dengan sebuah kebuntuan, coba pandang dari sudut lain, mungkin disana terdapat sebuah inspirasi dalam penyelesaian permasalahan.

 

Pandemi saat ini memang tidak hanya berdampak pada krisis kesehatan, namun mulai merambah pada krisis lainnya. Krisis ekonomi yang mulai memperburuk keadaan membuat masyarakat semakin panik, ketakutan pun mulai menghantui. Peran pemerintah sangat penting disini, paling sederhana adalah peran dalam menenangkan masyarakat dan meyakinkan bahwa kita bisa melewati ini semua.

 

Pemerintah sudah berpikir banyak hal dalam penanganan krisis ini, krisis yang semakin meluas di berbagai bidang membuat pemerintah kalang kabut. Bagaimana tidak kalang kabut? Presiden Jokowi sampai marah-marah kepada para menteri karena dianggap tidak peka dalam menghadai krisis. Para menteri diperintah oleh Bapak Presiden untuk segera berkontribusi besar dalam penanganan krisis, kebijakan dan tindakan yang extra ordinary diharapkan mampu lahir dari menteri-menteri pilihan ini.

 

Extra Ordinary sendiri adalah Bahasa Inggris yang apabila diartikan dalam Bahasa Indonesia artinya luar biasa. Jadi intinya Bapak Presiden ingin para menterinya melakukan hal luar biasa dalam membantu menangani permasalahan krisis ini. Bapak Presiden tidak mungkin dong bekerja sendirian, Bapak Presiden ingin para menteri membantu dalam mengatasi krisis yang semakin membuat negeri ini agak berantakan. Memang tugas para menteri ya membantu presiden.

 

Saya kurang mengerti apa yang dimaksud extra ordinary disini, pemahaman extra ordinary dari Bapak Presiden dan para menteri seperti apa saya kurang mengerti. Namun kebijakan yang telah diambil saat ini dalam sudut pandang saya sama sekali tidak menyentuh kata extra ordinary, bahkan hanya kebijakan yang masih cenderung sama sebelum adanya pandemi. Jurus andalah saat ini masih menggunakan jurus andalan yang sama, yang sering dilakukan pada waktu dulu.

 

Menurut saya extra ordinary itu haruslah kreatif, sebuah kebijakan yang bisa memberi dampak yang cukup besar dengan cara yang efektif dan efisien. Cara kreatif yang saya maksud disini adalah menyelesaikan permasalahan dengan cara baru, dengan metode baru atau bahkan bisa menggunakan sebuah sistem yang baru.

 

Pelajaran penting dalam kehidupan, ada sebuah perumpamaan yang seringkali diberikan pada waktu sekolah. Jangan memberikan ikan kepada orang yang kita bantu, berilah kail dan ajari orang tersebut mencari ikan. Menurut saya ini adalah cara yang kreatif, sebuah cara extra ordinary. Orang yang dibantu dibuat pintar agar mampu bertahan hidup dengan mencari makanannya sendiri. Bukan serta merta disuapi agar dia bisa makan.

 

Kebijakan bagi-bagi uang saat ini mungkin dirasa bisa cepat untuk menumbuhkan perekonomian yang trend nya semakin minus, tapi apakah cara ini extra ordinary? Balik lagi ke memberikan ikan kepada orang yang kita bantu, saya rasa cara ini sama seperti bagi-bagi ikan kepada orang yang kita bantu. Setelah ikan habis, tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Apalagi ikan-ikan yang ada pasti jumlahnya tidak lebih banyak dari orang yang butuh bantuan. Apakah cara ini extra ordinary?

 

Pengambilan kebijakan sekarang saya rasa minim kreativitas, apakah mungkin banyak permasalahan menjadikan para pembuat kebijakan sudah kehabisan ide lagi. Padahal pendidikan sekarang selalu menekankan unsur kreativitas dalam memandang sebuah permasalahan. Penanganan krisis ini perlu sebuah kebijakan yang kreatif, membuat solusi yang bisa berdampak besar dan luas kepada masyarakat. Semoga para menteri mampu membuat kebijakan extra ordinary seperti yang diinginkan Bapak Presiden.